Kastemisasi halaman muka, secara garis besar bisa kita pilah dalam 3 teknik, di mana masing-masing teknik sangat bergantung kebutuhan dan kemudahan dari developernya. Kastemisasi tampilan menuntut seorang webdeveloper menguasai dua keahlian sekaligus, yakni dia menguasi aplikasi desain (GIMP untuk linux, Photoshop untuk Windows), di samping penguasaan coding (html, javascript dan php, plus API drupal).
Teknik Pertama, yaitu penggunaan modul custome page. Penggunaan modul ini diperlukan jika kastemisasi tampilan untuk halaman tertentu memiliki sifat menyeluruh, artinya themes yang digunakan berbeda dengan themes default situs yang kita bangun.
Teknik kedua, kita mendevelop sebuah modul yang khusus memberikan tampilan konten yang berbeda dengan tampilan konten default. Kastemisasi ini, ditujukan jika perbedaan tampilan, terbatas hanya kepada isi atau konten semata (teknik ini dibahas sebelumya).
Teknik ketiga, yakni mendevelop sebuah modul berikut menyertakan file templatenya. Ini deperlukan, seandainya desain modul itu, memiliki tata letak yang cukup berbeda jauh, tidak hanya konten semata, tapi juga berikut perbedaan letak header, footer, blok dll. Untuk keperluan ini, kita perlu menyalin file page.tpl.php pada themes yang digunakan, lalu kita ubah dan ganti dengan file page-namamodule.tpl.php. Misalkan nama modul yang kita gunakan untuk halaman muka adalah "face", maka templatenya : page-face.tpl.php

| Attachment | Size |
|---|---|
| page-face.tpl_.php.txt | 5.33 KB |

