Skip to Content

Drupal sebagai CMS dan sebagai Framework?

Posted in

Saya selalu menemukan dua tipe pengguna drupal, yakni mereka yang memandang drupal sebagai CMS (Contents Management System) semata dan satu lagi, mereka yang memandang drupal sebagai framework.
Pemilahan ini setidaknya memudahkan kita berada di posisi mana. Artinya ketika kita melihat drupal sebagai sebuah CMS, maka kastemisasi yang kita lakukan dibatasi hanya sebatas bongkar pasang modul, themes dan kastemisasi front end (yang semuanya diatur ketika login sebagai admin).
Manakala ada requierment yang spesifik, hal yang pertama dilakukan oleh tipe pengguna ini adalah melihat di http://drupal.org, apakah di sana terdapat modul yang sesuai atau tidak.

Sedangkan, bagi pengguna drupal yang melihat drupal sebagai framework, Anda dituntut untuk paham core engine drupal, mulai dari API nya, cara mengatur theme, teknik membuat modul dll. Di sini, Anda jangan terpaku dengan apa yang sudah dibangun di bagian pengaturan atau administrasinya.

Saya pernah mendapat pertanyaan, "bisakah drupal menampilkan grafik, atau ada menu save to word/excel atau membangun aplikasi workflow dll". Ketika saya memposisikan drupal sebagai CMS, saya akan menjawab tidak. Tapi ketika mengetahui dengan detil core engine-nya, saya akan jawab semua requirement yang diminta akan mungkin, sepanjang ia mungkin dibangun oleh bahasa PHP.